Menetap Pada Yang Baik

Sudah berbuat baik apa kamu hari ini? Belum ada?

Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Jawab salam ini, maka kamu sudah berbuat suatu kebaikan. Mendoakan saya, hehe. Terima kasih saudaraku..

Bismillahirrahmanirrahim.

Menetap pada yang baik. Belakangan ini hal ini sangat membekas di hati saya. Maksudnya apa, sih? Yang saya maksud adalah teguh pada kebaikan-kebaikan yang kita lakukan, tidak putus, apalagi bosan, pokoknya sabar. Termasuk juga menjauhi hal-hal yang buruk, menghindari maksiat, yang membawa kita selangkah lebih dekat pada kebaikan.

Pernah nggak, kita yang dulunya biasa bangun pagi (bahkan saking terbiasanya bisa bangun tanpa alarm), sekarang bangun selalu kesiangan. Sebenernya dengar alarm bunyi, tapi langsung dimatiin, langsung tidur lagi. Atau kalian yang sudah bisa menundukkan pandangan, berhenti menggunjing sesama, dan hal-hal lain yang enteng buat dilakukan, padahal termasuk perbuatan maksiat, tapi akhir-akhir ini kembali melakukan.

Kalau pernah, kita sama, kok. Saya pun juga merasakan. Kenapa ya? Sederhana sebenarnya. Karena kita belum istiqomah. Di awal rasanya sangat bersemangat mengarah kepada yang baik, tapi saat udah bisa kita laksanakan, perlahan pudar.

Maaf, tadi saya bilang sederhana ya, bukan mudah. Karena nyatanya saya sendiri masih berusaha buat istiqomah, sama seperti teman-teman, masih sering kepeleset. Terus gimana caranya biar bisa istiqomah? Ada saran yang baru saya terima pagi ini dari teman saya, gimana caranya biar bisa Istiqomah. Pagi itu rasanya langsung tersadar, dan rasanya pengen banget ditulis, makannya sore ini langsung beranjak nulis.

Biar bisa Istiqomah:

  • Luruskan niat. Jangan sampai kita berbuat baik karena mau dilihat orang lain, biar dipuji orang lain. Kita nggak bakal dapat manfaat dari kebaikan itu, malah termasuk dosa, dan dapet balesan di Akhirat. Naudzubillah.
  • Ikhlas. Ikhlas buat menuju ke yang baik. Jangan setengah-setengah kalau udah dijalani. Dengan kamu berbuat baik, atau menjauhi maksiat, pasti bakal dapet manfaatnya. Masa’ mau jadi orang baik nggak ikhlas? Nggak pengen punya pasangan yang baik? Ingat Al Quran surat An Nur: 26
  • Perbanyak Istighfar dan doa. Sadar nggak, kalo kita berhenti berbuat baik, atau kembali ke yang buruk, berarti kita kalah sama syaitan, syaitan berhasil menjerumuskan kita. Makannya, banyak-banyak mohon perlindungan dari Allah.
  • Jangan lupa hindari maksiat. Jangan kita susah payah berbuat baik, tapi apa yang kita dapat habis karena kita nggak berhenti bermaksiat. Ingat dosa-dosa yang kadang kita nggak sadar kita lakuin terus-menerus. Sering mengumpat, ngomongin orang lain, bohong, and many more..

Ingat, kebaikan yang kita usahakan nggak akan sia-sia. Kalau pun kita nggak segera melihat balasannya sekarang, pasti akan dibalas oleh Allah di Akhirat kelak. Jadi jangan ragu, berbuat baiklah, dan tinggalkan yang buruk. Dan kemudian yang terpenting, tetaplah berada pada kebaikan itu, Istiqomah.

istiqomah(Gambar diambil dari google)

Salam dari Jakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s